Media Tanam Anthurium
Hampir semua tanaman hias memerlukan media yg gemur, pouros, subur, cukup mengadung, bahan organic, bebas dari hama, aerasi dan drainese yang baik, untuk menciptakan kondisi tersebut maka media tanam yang ideal adalah campuran bahan organik dan bahan anorganik.
Bahan organik dapat berupa cacahan pakis, kompos, humus, serutan kayu (tai gergaji), arang sekam, cocopeat, dll. Sedangkan bahan anorganik berupa tanah, pasir, pasir malang.
Komposisi media yang digunakan untuk setiap nursery pasti berbeda-beda tergantung dari kondisi iklim setempat, campuran media tanam yang dapat digunakan diantaranya :
sekam bakar dan cacahan pakis dengan perbandingan 4 : 1 untuk pupuk bisa menggunakan dekastar atau osmokot atau bisa juga pupuk kandang yang telah di fermentasi.
sekam bakar, andam ( kaliandra ) dan pupuk kadang yang telah steril dengan perbandingan 1:1:1.
humus, pupuk kandang steril dan pasir malang yang telah diayak halus dengan perbandingan 5:5:2
untuk menjaga kelembaban media dan mengatur drainese yang baik maka pertama-tama pot diisi terlebih dahulu dengan pecahan bata merah, pecahan genting, Styrofoam, dice coco ( sabut kelapa yang dipotong dadu ), sampai ¼ pot setelah itu baru media tanamnya diisi hingga penuh.
Untuk menjaga tanaman terhindar dari jamur, cendawan dan bakteri sebaiknya media harus dikukus setidaknya 1 jam. Selamat mencoba…...!
Posted by Adji at 5:40 AM 0 comments
Pameran Tanaman Hias " Trubus " di WTC Mangga 2
Pameran tanaman hias yang dikemas oleh majalah flora dan fauna terlama dan terkenal “TRUBUS” di WTC Mangga dua tanggal 25 januari – 18 februari 2007 kali ini meninggalkan kesan yang kurang menyenangkan untuk kami yang ikut serta berpartisipasi dalam pameran tersebut, sejak dari pembukaan pameran 2 minggu yang lalu sampai sekarang kami merasa betapa promosi yang dilakukan oleh majalah terkenal “TRUBUS” kurang tepat sasaran, sehingga berdampak pada sepinya pengunjung dan mengakibatkan berkurangnya pendapatan para peserta pameran kali ini.
Pada tanggal 8 januari 2007 kami mengajukan komplain ke sekretariat penyelenggara pameran WTC mangga dua, sehubungan dengan hal tersebut diatas, pada saat itu komplain kami di tanggapi dengan janji akan memasukkan iklan di Koran kompas pada tanggal 15 januari 2007, apakah sudah tepat langkah yang telah dilakukan pihak penyelenggara pameran mengingat bahwa pameran akan berakhir pada tanggal 18 februari 2007, setelah dikonfirmasikan lagi dengan pihak penyelenggara, akhirnya pihak penyelenggara pameran memperpanjang masa pameran sampai 25 februari 2007. untuk kami jelas ini kurang menyenangkan mengingat sosialisasi dan promosi yang seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya oleh pihak penyelenggara dalam hal ini adalah majalah terkenal “TRUBUS”. Dan setelah kami telusuri ternyata kami bukan satu-satunya peserta yang mengalami kerugian, ternyata banyak peserta yang mengalami kerugian akibat ikut pameran yang promosinya tidak ditangani dengan baik oleh pihak penyelenggara dalam hal ini majalah “TRUBUS”
Untuk para pemerhati tanaman yang nantinya berpikir untuk ikut pada pameran yang diadakan oleh majalah terkenal “TRUBUS” sebaiknya berhati-hati agar pengalaman yang kami alami saat ini tidak sempat terjadi pada pemerhati tanaman yang lain.
Untuk pihak penyelenggara pameran hendaknya menangani masalah promosi pameran dengan sungguh-sungguh sehingga tidak ada pihak yang merasa kecewa dan dirugikan.
Hampir semua tanaman hias memerlukan media yg gemur, pouros, subur, cukup mengadung, bahan organic, bebas dari hama, aerasi dan drainese yang baik, untuk menciptakan kondisi tersebut maka media tanam yang ideal adalah campuran bahan organik dan bahan anorganik.
Bahan organik dapat berupa cacahan pakis, kompos, humus, serutan kayu (tai gergaji), arang sekam, cocopeat, dll. Sedangkan bahan anorganik berupa tanah, pasir, pasir malang.
Komposisi media yang digunakan untuk setiap nursery pasti berbeda-beda tergantung dari kondisi iklim setempat, campuran media tanam yang dapat digunakan diantaranya :
sekam bakar dan cacahan pakis dengan perbandingan 4 : 1 untuk pupuk bisa menggunakan dekastar atau osmokot atau bisa juga pupuk kandang yang telah di fermentasi.
sekam bakar, andam ( kaliandra ) dan pupuk kadang yang telah steril dengan perbandingan 1:1:1.
humus, pupuk kandang steril dan pasir malang yang telah diayak halus dengan perbandingan 5:5:2
untuk menjaga kelembaban media dan mengatur drainese yang baik maka pertama-tama pot diisi terlebih dahulu dengan pecahan bata merah, pecahan genting, Styrofoam, dice coco ( sabut kelapa yang dipotong dadu ), sampai ¼ pot setelah itu baru media tanamnya diisi hingga penuh.
Untuk menjaga tanaman terhindar dari jamur, cendawan dan bakteri sebaiknya media harus dikukus setidaknya 1 jam. Selamat mencoba…...!
Posted by Adji at 5:40 AM 0 comments
Pameran Tanaman Hias " Trubus " di WTC Mangga 2
Pameran tanaman hias yang dikemas oleh majalah flora dan fauna terlama dan terkenal “TRUBUS” di WTC Mangga dua tanggal 25 januari – 18 februari 2007 kali ini meninggalkan kesan yang kurang menyenangkan untuk kami yang ikut serta berpartisipasi dalam pameran tersebut, sejak dari pembukaan pameran 2 minggu yang lalu sampai sekarang kami merasa betapa promosi yang dilakukan oleh majalah terkenal “TRUBUS” kurang tepat sasaran, sehingga berdampak pada sepinya pengunjung dan mengakibatkan berkurangnya pendapatan para peserta pameran kali ini.
Pada tanggal 8 januari 2007 kami mengajukan komplain ke sekretariat penyelenggara pameran WTC mangga dua, sehubungan dengan hal tersebut diatas, pada saat itu komplain kami di tanggapi dengan janji akan memasukkan iklan di Koran kompas pada tanggal 15 januari 2007, apakah sudah tepat langkah yang telah dilakukan pihak penyelenggara pameran mengingat bahwa pameran akan berakhir pada tanggal 18 februari 2007, setelah dikonfirmasikan lagi dengan pihak penyelenggara, akhirnya pihak penyelenggara pameran memperpanjang masa pameran sampai 25 februari 2007. untuk kami jelas ini kurang menyenangkan mengingat sosialisasi dan promosi yang seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya oleh pihak penyelenggara dalam hal ini adalah majalah terkenal “TRUBUS”. Dan setelah kami telusuri ternyata kami bukan satu-satunya peserta yang mengalami kerugian, ternyata banyak peserta yang mengalami kerugian akibat ikut pameran yang promosinya tidak ditangani dengan baik oleh pihak penyelenggara dalam hal ini majalah “TRUBUS”
Untuk para pemerhati tanaman yang nantinya berpikir untuk ikut pada pameran yang diadakan oleh majalah terkenal “TRUBUS” sebaiknya berhati-hati agar pengalaman yang kami alami saat ini tidak sempat terjadi pada pemerhati tanaman yang lain.
Untuk pihak penyelenggara pameran hendaknya menangani masalah promosi pameran dengan sungguh-sungguh sehingga tidak ada pihak yang merasa kecewa dan dirugikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar